Riyadh, Saudi Arabia, 1 Desember 2025 — Perjalanan ke Arab Saudi kali ini menjadi pengalaman yang sarat makna. Saya berkesempatan mendampingi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. bersama rombongan para Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) dalam rangka memperkuat silaturahmi dan membangun jejaring kerja sama dengan sejumlah institusi strategis di Kerajaan Arab Saudi.

Agenda pertama diawali dengan silaturahmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh. Pertemuan ini menjadi ruang dialog mengenai peran Muhammadiyah dan PTMA dalam memperkuat hubungan Indonesia–Arab Saudi, khususnya di bidang pendidikan tinggi, dakwah, dan pengembangan sumber daya manusia. Kehadiran KBRI menjadi jembatan penting bagi berbagai inisiatif kolaborasi yang membawa manfaat bagi kedua negara.

Delegasi PP Muhammadiyah diterima Kedubes RI di Riyadh

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Sekretariat Jenderal Rabithah Alam Islami (Muslim World League). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh persaudaraan. Berbagai isu mengenai penguatan moderasi Islam, kerja sama pendidikan, pengembangan riset, hingga kontribusi perguruan tinggi Islam dalam menjawab tantangan global menjadi bagian dari diskusi yang produktif. Bagi Muhammadiyah, dialog ini semakin mempertegas komitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun peradaban Islam yang berkemajuan.

Agenda berikutnya adalah silaturahmi ke Kantor King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief), lembaga kemanusiaan internasional yang dikenal aktif memberikan bantuan bagi berbagai negara yang terdampak bencana dan konflik. Pertemuan ini membuka ruang pembahasan mengenai peluang sinergi dalam bidang kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat. Semangat kolaborasi yang dibangun menunjukkan bahwa kerja-kerja kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama yang melampaui batas negara. Pertemuan dilakukan secara terbatas antara Ketua Umum PP Muhammadiyah dan pihak KSrelief.

Bagi saya pribadi, perjalanan ini bukan sekadar kunjungan kelembagaan, melainkan kesempatan berharga untuk belajar secara langsung mengenai pentingnya membangun jejaring internasional yang dilandasi nilai-nilai persaudaraan, kepercayaan, dan kemanfaatan. Membersamai Prof. Dr. Haedar Nashir serta para pimpinan PTMA memberikan inspirasi bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai duta peradaban yang aktif menjalin kolaborasi global demi kemajuan umat dan kemanusiaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *