Pada 30 September 2023, saya dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Pendidikan Teknologi Kejuruan oleh Senat Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Telah menjadi tradisi akademik di UAD, setiap guru besar yang akan dikukuhkan oleh senat wajib menyampaikan pidato pengukuhan. Saya menyampaikan pidato tersebut dengan judul “Transformasi Pendidikan Teknik dan Vokasi di Era Industry 5.0 Melalui Pengembangan Laboratorium Virtual”.

Garis besar isi pidato guru besar saya mencakup:

~ Tantangan Industry 5.0

~ Transformasi Teori Belajar

~ Mengapa Perlu Bergeser ke Laboratorium Virtual?

~ Merintis Pembangunan Laboratorium Virtual

~ Membangun Mesin Virtual Sistem Komputer

~ Menciptakan Model Praktik Online Teknik Digital

~ Menciptakan Simulator Mesin Listrik Berdaya Tinggi

~ Menciptakan Simulator Sistem Kendali Cerdas

~ Membangun Laboratorium Virtual Elektronika Dasar

~ Mengembangkan Model E-Learning Masa Pandemi

~ Menciptakan Lingkungan Belajar Modern

 

Pembelajaran jarak jauh secara online di satu sisi membuat proses pembelajaran menjadi lebih efisien dan fleksibel. Namun di sisi lain menimbulkan learning loss dalam suatu masa pendidikan tertentu dan menjadikan siswa kurang semangat dalam membangun sikap kolaboratif. Secara umum penyedia platform pembelajaran online telah memberikan dukungan fitur kegiatan kolaborasi, namun kenyataannya belum mampu mendukung interaksi yang efektif. Para ahli percaya bahwa penggunaan Personal Learning Environment (PLE) sebagai alat TI dalam proses pembelajaran dapat membantu menciptakan lingkungan kolaborasi online yang efektif. Penelitian ini menemukan bahwa PLE terbukti meningkatkan aktivitas kolaboratif dalam pembelajaran daring secara signifikan. Fitur refleksi merupakan jenis PLE yang memiliki pengaruh paling signifikan dalam menciptakan lingkungan kolaborasi yang baik. Penelitian juga menemukan bahwa kegiatan kolaboratif yang sesuai dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang pedagogi pendidikan vokasi.


Sitasi dalam format APA:
Muchlas, Budiastuti, P., Khairudin, M., Santosa, B., Rahmatullah, B. 2023. The use of personal learning environment to support an online collaborative strategy in vocational education pedagogy course. International Journal of Interactive Mobile Technologies (iJIM), 17(2), 24-41.

Penelitian ini berfokus pada pengembangan produk berupa laboratorium virtual materi fluida agar siswa bisa melakukan kegiatan praktikum secara online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan laboratorium virtual dan mengetahui presepsi siswa terhadap penggunaan laboratorium virtual. Metode pengembangan produk yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model APPED, adapun tahapannya adalah analisis, perancangan, produksi, evaluasi dan deseminasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang dibagikan kepada siswa kelas XI SMAN 1 Kedokanbunder sebagai responden. hasil yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laboratorium virtual dinyatakan layak untuk digunakan dalam praktikum fluida dan respon siswa yang begitu antusias, sehingga memotivasi siswa dalam pembelajaran dan dapat disimpulkan bahwa respon siswa dalam penggunaan laboratorium virtual sangat baik.

 


Sitasi dalam format APA:
Putri, S.N.R., Muchlas, Ishafit. 2022. Pengembangan laboratorium virtual materi fluida untuk eksperimen online. Jurnal Pendidikan Fisika, 10 (1), 36-42.

Pembelajaran mesin listrik khususnya motor induksi berdaya besar sering menghadapi kendala teknis. Selain memerlukan dana besar dalam pengadaannya, penggunaan mesin induksi tiga fase dengan catu daya langsung dapat menimbulkan efek kedip pada saat start-up. Keadaan ini  dapat mengganggu operasi peralatan listrik yang terpasang pada power line yang sama, dan pada saat bersamaan dapat merusak kumparan mesin. Pengalaman pembelajaran di berbagai perguruan tinggi teknik selama masa pandemi Covid-19 berlangsung telah meneguhkan pentingnya penyediaan media pembelajaran virtual yang dapat menggantikan aktivitas-aktivitas hands-on. Penelitian dalam monograf ini didorong oleh
keinginan untuk mewujudkan media pembelajaran yang efisien, aman, dan fleksibel serta dapat menirukan watak motor induksi tiga fase  berbentuk simulasi komputer berbasis pemrograman Matlab.

Studi ini menyajikan secara lengkap proses pengembangan produk, dimulai dari uraian tentang model-model motor induksi tiga fase, teknik simulasi berbasis Matlab untuk mesin tiga fase, sampai dengan implementasinya sebagai media pembelajaran. Pada bagian akhir, kajian ini menyajikan hasil uji kinerja dan  informasi pedagogis tentang persepsi calon pengguna mahasiswa terhadap produk yang dikembangkan.

Produk yang dihasilkan pada kajian ini dapat dimanfaatkan oleh dosen maupun guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagai salah satu perangkat lunak alternatif, melengkapi perangkat serupa berbasis pemrograman SIMULINK. Melalui produk ini, diharapkan pemberian latihan keterampilan di lingkunan pendidikan  teknik tetap dapat dilaksanakan di tengah-tengah situasi pandemi atau tantangan lainnya yang menuntut pembelajaran dilaksanakan dengan dukungan media-media virtual.

 

 

Klik pada gambar di sebelah kiri ini untuk download Dokumen HAKI.

 

 

 

Sitasi dalam format APA:


Muchlas (2021). Monograf Desain dan Implementasi Media Pembelajaran Simulasi Komputer Watak Dinamis Motor Induksi Tiga Fase. Yogyakarta: UAD Press.



Pandemi COVID-19 merupakan tantangan besar bagi pendidikan di seluruh dunia karena prosesnya harus dilakukan secara virtual agar penyebaran COVID-19 dapat dikurangi. Masalahnya, masih banyak siswa yang tinggal di daerah terpencil  jauh dari kota, yang tidak terjangkau infrastruktur pembelajaran virtual.  Kondisi geografis yang beragam di Indonesia yang terdiri dari pegunungan, dataran rendah, dataran tinggi, dan lembah serta beberapa daerah yang jauh dari kota membuat siswa sulit terkoneksi dengan internet sehingga pembelajaran virtual menjadi tantangan tersendiri. Daerah-daerah ini sering disebut sebagai daerah terpencil.

Sejauh ini, pendekatan pemerintah Indonesia untuk mengatasi kesulitan belajar di daerah terpencil masih kabur. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun kerangka teori pembelajaran yang dapat digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh di daerah terpencil di Indonesia. Penelitian ini mengusulkan teori perkembangan pembelajaran alternatif di daerah terpencil melalui kajian pustaka integratif. Dalam penelitian ini, kerangka teori berkembang dari tinjauan penelitian yang ada tentang radio komunitas, pembelajaran campuran, pendidikan transformatif, dan pedagogi kritis. Penelitian ini menghasilkan kerangka teori tentang model blended learning berbasis radio komunitas yang berkontribusi sebagai solusi pembelajaran alternatif yang menjanjikan di daerah terpencil. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ini akan menjadi model pembelajaran yang menjanjikan di daerah terpencil dalam situasi yang tidak terduga seperti di era pandemi.

Klik pada ikon Heliyon untuk download artikel.


Sitasi dalam format APA:
Prahmana, R. C. I., Hartanto, D., Kusumaningtyas, D. A., Ali, R. M., & Muchlas. (2021). Community radio-based blended learning model: A promising learning model in remote area during pandemic era. Heliyon, 7(7).