Kuala Lumpur, Malaysia, 18 Juli 2016 — Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperkuat kerja sama dengan Universiti Malaya (UM) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman untuk periode kedua. Penandatanganan berlangsung di Kantor International & Corporate Relations (ICR) UM, dilakukan oleh Prof. Dr. AWG Bulgiba AWG Mahmud, Deputy Vice-Chancellor (Academic and International) mewakili UM, dan Rektor UAD Dr. Kasiyarno, M.Hum.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda perpanjangan MoU. Bersamaan dengan itu, kedua universitas juga melakukan evaluasi terhadap kerja sama yang telah berjalan sekaligus merancang kegiatan akademik untuk periode berikutnya, terutama dalam bidang Studi Islam dan Bahasa Arab. Karena agenda tersebut, saya bersama Dekan Fakultas Tarbiyah dan Dirasat Islamiyah Drs. Parjiman, M.Ag. dan Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Abdul Muchlis, M.Ag. turut hadir untuk mendiskusikan dan menyiapkan program-program yang dapat dikembangkan bersama.
Dari pihak UM, selain Deputy Vice-Chancellor, hadir pula Dekan Fakultas Bahasa dan Linguistik Assoc. Prof. Dr. Stefanie Pillai bersama beberapa dosen senior, serta Direktur ICR Office Prof. Dr. Yong Zulina Zubairi beserta staf.

Pertemuan Delegasi UAD dan UM di Kantor ICR-UM
Pertemuan berlangsung dalam suasana yang akrab, diawali dengan diskusi dan review terhadap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan UAD dan UM pada periode sebelumnya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman sebagai dasar untuk melanjutkan kerja sama pada periode kedua.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Universiti Malaya dan UAD
Selepas penandatanganan MoU, kami melanjutkan kunjungan ke Fakultas Bahasa dan Linguistik UM. Di tempat ini, delegasi UAD diterima oleh Dekan dan dipertemukan dengan teman-teman dari Department of Arabic Language & Middle Eastern Languages. Pertemuan ini terasa seperti reuni akademik karena beberapa dosen yang hadir sebelumnya pernah berkunjung ke UAD.
Kami bertemu dengan Ketua Departemen, Dr. Ahmad Ariffin bin Sapar, serta sejumlah dosen senior, antara lain Dr. Mohd. Zaki Abd. Rahman, Dr. Mat Taib Pa, Dr. Muhammad Salman Bin Jonid, Prof. Madya Dr. Haji Mohammad Seman, dan Dr. Mohd Khairul Akhbar Bin Jahiruddin, serta beberapa dosen lainnya. Pertemuan kembali dengan kolega yang sebelumnya pernah kami terima di Yogyakarta membuat pembicaraan berlangsung lebih cair dan terbuka.
Diskusi kemudian diarahkan pada berbagai kegiatan yang dapat dikembangkan bersama dalam bidang Studi Islam dan Bahasa Arab. Beberapa program yang dirancang antara lain joint publication untuk kajian Islam dan Bahasa Arab, joint conference, student mobility, visiting lecturer, serta penerbitan kompilasi karya mahasiswa dari kedua universitas. Program-program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan UAD dan UM, tetapi juga memperluas interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa kedua universitas.
Bagi kami, perpanjangan MoU ini menjadi penting karena kerja sama yang baik tidak cukup berhenti pada penandatanganan dokumen. Keberhasilannya justru ditentukan oleh seberapa banyak kegiatan nyata yang dapat dilaksanakan dan memberi manfaat bagi kedua pihak. Pertemuan dengan para kolega di UM hari itu memberikan optimisme bahwa kerja sama periode kedua dapat berkembang lebih jauh melalui kegiatan pendidikan, penelitian, publikasi, dan mobilitas akademik.

Atas:Delegasi UAD bersama Deputy Vice-Chancellor Academic & International (Prof. Dr. AWG Bulgiba AWG Mahmud), Dekan Fakultas Bahasa dan Linguistik (Assoc. Prof. Dr. Stefanie Pillai), dosen senior, serta Direktur ICR Office (Prof. Dr. Yong Zulina Zubairi) beserta staf. Bawah: bersama dosen Department of Arabic Language & Middle Eastern Languages.
Setelah seluruh rangkaian pertemuan selesai, kami pun meninggalkan UM dengan membawa sejumlah rencana untuk ditindaklanjuti. Semoga apa yang telah dirancang bersama dapat benar-benar terlaksana dan semakin mempererat persahabatan akademik antara UAD dan Universiti Malaya.
Sayonara, UM. Salam persahabatan dunia!

