bendera chinaShenzhen Tiongkok, 4-5 Desember 2009 — Di luar agenda resmi, perjalanan ini juga memberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat perkembangan Tiongkok yang sedang mengalami transformasi luar biasa. Kunjungan ke Shenzhen menjadi pengalaman yang tidak kalah menarik. Kota yang dahulu merupakan kawasan perikanan kecil ini telah berkembang menjadi salah satu pusat industri dan inovasi teknologi paling maju di dunia.

Bersama Pak Kasiyarno, Pak Sarbiran, dan Pak Sumeh mengunjungi pusat perbelanjaan komponen/peralatan elektronik di Shenzhen

Selain ke pusat perbelanjaan peralatan elektronika, di kota ini saya berkesempatan mengunjungi Shenzhen Sunpillar Digital Technology Co., Ltd., sebuah perusahaan elektronika konsumer yang berdiri pada tahun 2003 dan berlokasi di Shajing Town, Bao’an District, Shenzhen. Perusahaan ini menempati kawasan produksi seluas lebih dari 26.000 meter persegi dengan jumlah karyawan lebih dari 500 orang, didukung oleh tim peneliti dan insinyur yang secara khusus menangani kegiatan riset dan pengembangan produk.

Produk yang dihasilkan perusahaan ini cukup beragam, seperti set-top box digital untuk berbagai standar penyiaran (DVB-S, DVB-C, DVB-T, dan DVB-IP), monitor, telepon seluler digital, serta berbagai perangkat elektronika portabel lainnya. Hal yang paling menarik perhatian saya adalah proses produksinya yang telah mengadopsi Surface Mount Technology (SMT). Melalui teknologi ini, komponen-komponen elektronika dipasang secara otomatis langsung pada permukaan printed circuit board (PCB) menggunakan mesin-mesin berkecepatan tinggi dan berpresisi tinggi. Penerapan SMT memungkinkan proses manufaktur berlangsung lebih cepat, lebih efisien, sekaligus menghasilkan produk dengan tingkat kualitas dan keandalan yang tinggi. Bagi saya yang memiliki latar belakang di bidang teknik elektronika, kesempatan melihat secara langsung lini produksi berbasis SMT merupakan pengalaman yang sangat berharga karena memberikan gambaran nyata mengenai implementasi teknologi manufaktur elektronika modern di tingkat industri.

Unit produksi perangkat elektronika berbasis teknologi SMT di Shenzhen Sunpillar Digital Technology Co., Ltd.

Kunjungan tersebut memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai bagaimana industri elektronika di Shenzhen bertumbuh melalui integrasi antara kemampuan manufaktur, kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D), serta orientasi yang kuat terhadap pasar global.

Bagi saya, kunjungan ini menjadi pelengkap yang menarik dari agenda kerja sama antarkampus di Nanning. Jika universitas memperlihatkan bagaimana pengetahuan dikembangkan melalui pendidikan dan penelitian, maka perusahaan seperti Shenzhen Sunpillar Digital Technology memperlihatkan tahapan berikutnya, yaitu bagaimana hasil penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi diterjemahkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing internasional. Hubungan yang erat antara perguruan tinggi, pusat riset, dan industri inilah yang tampak menjadi salah satu fondasi penting kemajuan teknologi Tiongkok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *