UAD menerima beberapa hibah dari Erasmus + tentang Capacity Building of Higher Education di penghujung tahun 2022. Salah satu hibah yang diterima bertema Building Universities in Leading Disaster Resilience (BUiLD). Program ini melibatkan konsorsium penerima yakni University of Gloucestershire UK, University of College Copenhagen Denmark, Institute of Porto Portugal, UAD, UII, Universitas Andalas, Universitas Presiden, Universitas lambung Mangkurat, Universitas Surabaya, Universitas Muhammadiyah Palu dan Universitas Khairun Ternate.

Pada 26 November 2022 saya bersama delegasi BUiLD UAD Bu Ida Puspita (Kepala Bidang Kerja Sama Luar Negeri dan Koordinator Program Erasmus+) dan Pak Oktomi Wijaya (Wakil Ketua Program Erasmus+ BUiLD Manajemen Kebencanaan) melaksanakan beberapa implementasi kegiatan kerja sama internasional khususnya workshop kebencanaan di University of Gloucestershire, Inggris.

Melalui workshop tersebut, Bu Ida Puspita memperesentasikan kurikulum kebencanaan di UAD, sedangkan Pak Oktomi menyampaikan  tata kelola Center of Excellence in Disaster Resilience atau Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana/Ahmad Dahlan Disaster Management. 

Presentasi progress report Tim Hibah BUILD UAD (Bu Ida dan Pak Oktomi) di University of Gloucestershire UK

Selesai workshop, selain saya berikan cenderamata ke tuan rumah, saya juga sampaikan produk budaya Indonesia kain batik kepada beberapa orang penting di jajaran Erasmus+ Uni Eropa.

Sebelah kiri bersama Prof. Dr. Stephen Marston, Vice Chancellor (Rektor) University of Gloucestershire UK. Sebelah kanan bersama Nadine Sulkowski, koordinator program  Erasmus+ BUiLD (Building Indonesia in Leading Disaster Resilience)

Sebelah kiri bersama Michael Fuller, Head of Resilience for the World Expo 2020 in Dubai and a Fellow of the Institute of Strategic Risk Management (ISRM), team member of BUiLD Erasmus+ project. Sebelah kanan bersama Prof. Dr. Neil Towers, koordinator program Erasmus+ GITA (Growing Indonesia: A Triangular Approach)

Di kesempatan ini dilakukan pula penandatanganan kerja sama pembentukan Perkumpulan Masyarakat Tangguh Tanggap Bencana (Matta Bencana)  oleh perwakilan pimpinan 8 universitas anggota konsorsium disaksikan oleh Stephen Marston (Vice Chancellor/Rektor University of Gloucestershire UK), Prof Dr Khairul Munadi (Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di UK) serta para anggota konsorsium Erasmus+ BUiLD Indonesia dan negara UK serta Uni Eropa.

Penandatangan kerja sama pembentukan MATTA BENCANA oleh 8 universitas dari Indonesia, Uni Eropa dan UK

Anggota konsorsium perguruan tinggi Indonesia dan Uni Eropa penggagas  MATTA BENCANA

Pasca pertemuan Erasmus, saya manfaatkan waktu untuk menjajagi kerjasama dengan perguruan tinggi lain terutama yang berasal dari Uni Eropa. Atas upaya Bu Ida Puspita saya dipertemukan dengan Assoc. Prof. Sahne Lehmann, Ph.D. perwakilan Universitas College of Coppenhagen (UCC), Denmark dan diteruskan dengan melakukan penandatanganan MoU untuk rencana kerja sama pengiriman mahasiswa magang dari UCC ke UAD dalam bidang manajemen kebencanaan.

Penandatanganan MoU bersama Assoc. Prof. Sahne Lehmann, Ph.D. perwakilan Universitas College of Coppenhagen (UCC), Denmark

Mengakhiri kunjungan ke Inggris, saya sempat bertamu ke Minhaj Welfare Foundation, sebuah organisasi Islam dari Pakistan yang bergerak di bidang yang mirip dengan Muhammadiyah yakni pendidikan, kesehatan, dan kemanusiaan.

Minhaj Welfare Foundation telah beberapa kali melaksanakan kegiatan webinar bersama dengan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyah dalam bidang internasionalisasi dan manajemen kebencanaan serta menjadi tamu undangan dalam Muktamar Muhammadiyah di Solo beberapa waktu lalu sebagai peserta World Peace Forum.

Kiri: bersama pengurus Minhaj Welfare Foundation, London. Kanan: salah satu media dakwah mereka menggunakan radio siaran terestrial Revive FM

Sepanjang tahun 2022, selain memperoleh hibah BUiLD (Building Universities in Leading Disaster Resilience), UAD juga menerima hibah iHiLead (Indonesian Higher Education Leadership) dari Erasmus+ Uni Eropa, bersama dengan anggota konsorsium lainnya yakni Universitas Islam Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Semarang, Universitas Padjadjaran, Universitas Presiden, dan STIE Malangkucecwara. Selain dari Indonesia, tiga perguruan tinggi asing juga mengikuti program ini, mereka adalah University of Gloucestershire, International School for Business and Social Studies (ISBSS) Slovenia, dan University of Granada. iHiLead merupakan sebuah proyek pelatihan kepemimpinan dan manajemen bagi para pengelola perguruan tinggi.

Selama empat hari dari  26 sampai dengan 29 September 2022 saya mengunjungi Universitas Granada di Spanyol bersama tim iHiLead UAD terdiri atas Pak Ahmad Muttaqin (Anggota BPH), bu Norma Sari (Wakil Rektor SDM), Bu Ida Puspita (Kepala Bidang Kerjasama LN), Pak Choirul Fajri (Kepala BIMAWA), Pak Farid Setiawan (Kepala Bidang di BSDM) dan Pak Afid Istiandaru untuk mengimplementasikan proyek hibah. Kegiatan pokok di Universitas Granada bagi saya mencakup dua hal, pertama mengikuti beberapa acara Erasmus+ dan kedua menjajagi kerjasama dengan universitas yang berada di kota Granada ini.

Konsorsium PT pelaksana proyek iHiLead bersama rombongan Ditjen Diktiristek di Universitas Granada

Salah satu bentuk implementasi proyek iHiLead ini adalah pelatihan bagi calon-calon pelatih kepemimpinan perguruan tinggi. Selama berlangsungnya kegiatan, perwakilan dari masing-masing universitas memperoleh  pembekalan dari narasumber Erasmus yang kompeten. Upacara pembukaan dilaksanakan  di Gedung Espacio V Centenario, Granada (26-09-2022). Pada kesempatan tersebut hadir Bu Tjitjik Srie Tjahjandarie selaku Pelaksana Tugas Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi dan menyampaikan bahwa pihak kementerian  sangat bangga serta memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terlaksananya kerja sama antara konsorsium PT Indonesia dan Eropa dengan pihak Erasmus+. Harapannya, program ini dapat menjadi sarana PT Indonesia berkembang mencapai level dunia.

Peserta workshop iHiLead bersama Bu Tjitjik Srie Tjahjandarie (Plt. Setjen Diktiristek)

Pada kunjungan ini, saya menyempatkan diri untuk bertemu dengan pimpinan atau pihak Universitas Granada untuk menjajagi kemungkinan kerjasama. Kami ditemui oleh Dr. Irene Pedreira (Director for International Projects and Agreements at the Vice-Rectorate for Internationalization), Prof. Dr. José Martínez Aroza (International Credit Mobility Coordination) dan Dr. Francisco Javier Montoro Ríos (Director of Modern Language Center). 

Pembahasan kerjasama UAD dan Universitas Granada bersama Dr. Irene Pedreira (Director for International Projects and Agreements at the Vice-Rectorate for Internationalization), Prof. Dr. José Martínez Aroza (International Credit Mobility Coordination) dan Dr. Francisco Javier Montoro Ríos (Director of Modern Language Center). 

Hasil pembicaraan, kami telah sepakat bekerjasama dalam bidang akademik seperti student mobility, lecture exchange, join research dan pengembangan Andalusia Corner yang telah didirikan UAD pada 2020. Bahkan, pihak Universitas Granada bersedia kerjasama dalam expo artifak akademik yang berhubungan dengan Andalusia.

Kesepakatan kerjasama UAD dan Universitas Granada diakhiri dengan sesi tukar menukar cendramata

 

 

Penelitian ini berfokus pada pengembangan produk berupa laboratorium virtual materi fluida agar siswa bisa melakukan kegiatan praktikum secara online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan laboratorium virtual dan mengetahui presepsi siswa terhadap penggunaan laboratorium virtual. Metode pengembangan produk yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model APPED, adapun tahapannya adalah analisis, perancangan, produksi, evaluasi dan deseminasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang dibagikan kepada siswa kelas XI SMAN 1 Kedokanbunder sebagai responden. hasil yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laboratorium virtual dinyatakan layak untuk digunakan dalam praktikum fluida dan respon siswa yang begitu antusias, sehingga memotivasi siswa dalam pembelajaran dan dapat disimpulkan bahwa respon siswa dalam penggunaan laboratorium virtual sangat baik.

 


Sitasi dalam format APA:
Putri, S.N.R., Muchlas, Ishafit. 2022. Pengembangan laboratorium virtual materi fluida untuk eksperimen online. Jurnal Pendidikan Fisika, 10 (1), 36-42.

Pembelajaran mesin listrik khususnya motor induksi berdaya besar sering menghadapi kendala teknis. Selain memerlukan dana besar dalam pengadaannya, penggunaan mesin induksi tiga fase dengan catu daya langsung dapat menimbulkan efek kedip pada saat start-up. Keadaan ini  dapat mengganggu operasi peralatan listrik yang terpasang pada power line yang sama, dan pada saat bersamaan dapat merusak kumparan mesin. Pengalaman pembelajaran di berbagai perguruan tinggi teknik selama masa pandemi Covid-19 berlangsung telah meneguhkan pentingnya penyediaan media pembelajaran virtual yang dapat menggantikan aktivitas-aktivitas hands-on. Penelitian dalam monograf ini didorong oleh
keinginan untuk mewujudkan media pembelajaran yang efisien, aman, dan fleksibel serta dapat menirukan watak motor induksi tiga fase  berbentuk simulasi komputer berbasis pemrograman Matlab.

Studi ini menyajikan secara lengkap proses pengembangan produk, dimulai dari uraian tentang model-model motor induksi tiga fase, teknik simulasi berbasis Matlab untuk mesin tiga fase, sampai dengan implementasinya sebagai media pembelajaran. Pada bagian akhir, kajian ini menyajikan hasil uji kinerja dan  informasi pedagogis tentang persepsi calon pengguna mahasiswa terhadap produk yang dikembangkan.

Produk yang dihasilkan pada kajian ini dapat dimanfaatkan oleh dosen maupun guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagai salah satu perangkat lunak alternatif, melengkapi perangkat serupa berbasis pemrograman SIMULINK. Melalui produk ini, diharapkan pemberian latihan keterampilan di lingkunan pendidikan  teknik tetap dapat dilaksanakan di tengah-tengah situasi pandemi atau tantangan lainnya yang menuntut pembelajaran dilaksanakan dengan dukungan media-media virtual.

 

 

Klik pada gambar di sebelah kiri ini untuk download Dokumen HAKI.

 

 

 

Sitasi dalam format APA:


Muchlas (2021). Monograf Desain dan Implementasi Media Pembelajaran Simulasi Komputer Watak Dinamis Motor Induksi Tiga Fase. Yogyakarta: UAD Press.



Pandemi COVID-19 merupakan tantangan besar bagi pendidikan di seluruh dunia karena prosesnya harus dilakukan secara virtual agar penyebaran COVID-19 dapat dikurangi. Masalahnya, masih banyak siswa yang tinggal di daerah terpencil  jauh dari kota, yang tidak terjangkau infrastruktur pembelajaran virtual.  Kondisi geografis yang beragam di Indonesia yang terdiri dari pegunungan, dataran rendah, dataran tinggi, dan lembah serta beberapa daerah yang jauh dari kota membuat siswa sulit terkoneksi dengan internet sehingga pembelajaran virtual menjadi tantangan tersendiri. Daerah-daerah ini sering disebut sebagai daerah terpencil.

Sejauh ini, pendekatan pemerintah Indonesia untuk mengatasi kesulitan belajar di daerah terpencil masih kabur. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun kerangka teori pembelajaran yang dapat digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran jarak jauh di daerah terpencil di Indonesia. Penelitian ini mengusulkan teori perkembangan pembelajaran alternatif di daerah terpencil melalui kajian pustaka integratif. Dalam penelitian ini, kerangka teori berkembang dari tinjauan penelitian yang ada tentang radio komunitas, pembelajaran campuran, pendidikan transformatif, dan pedagogi kritis. Penelitian ini menghasilkan kerangka teori tentang model blended learning berbasis radio komunitas yang berkontribusi sebagai solusi pembelajaran alternatif yang menjanjikan di daerah terpencil. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ini akan menjadi model pembelajaran yang menjanjikan di daerah terpencil dalam situasi yang tidak terduga seperti di era pandemi.

Klik pada ikon Heliyon untuk download artikel.


Sitasi dalam format APA:
Prahmana, R. C. I., Hartanto, D., Kusumaningtyas, D. A., Ali, R. M., & Muchlas. (2021). Community radio-based blended learning model: A promising learning model in remote area during pandemic era. Heliyon, 7(7).